SIJF 2013 Targetkan Transaksi Sebesar Rp 10 Miliar

SIJF 2013 Targetkan Transaksi Sebesar Rp 10 Miliar

Rois Jajeli - detikNews
Selasa, 08 Okt 2013 16:10 WIB
SIJF 2013 Targetkan Transaksi Sebesar Rp 10 Miliar
Surabaya - Pameran emas terbesar akan berlangsung di Surabaya. Sebanyak 125 perusahaan emas baik dari pabrikan maupun industri kecil menengah (IKM) dari berbagai daerah di Indonesia dan asing bakal memamerkan ribuan model perhiasan di Surabaya International Jewellery Fair (SIJF) 2013.

"Kami menargetkan sekitar 10 ribu pengunjung dalam waktu 4 hari," ujar Iskandar Husin, Sekjen Asosiasi Pengusaha Perhiasan Emas dan Permata Indonesia (APEPI) saat jumpa pers di Hotel Shangri-La Surabaya, Selasa (8/10/2013).

SIJF ke 18 tahun ini akan diikuti 150 peserta dari perusahaan pabrikan maupun IKM dari dalam negeri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 77 IKM perhiasan datang dari berbagai daerah di Jawa Timur dan beberapa daerah lainnya di Indonesia seperti, NTB, Kalimantan Selatan, dan Bali.

Sisanya adalah pabrikan emas (perhiasan) besar dari Indonesia dan 6 dari asing seperti Hongkong, Malaysia, Singapura, Thailand, hingga Italia.

"Pemeran ini gabungan dari industri mapan dan kreatif, sehingga buyer banyak pilihan," tuturnya.

Iskandar mengatakan, ribuan model perhiasan emas maupun permata akan dipamerkan, termasuk model yang akan menjadi trend di 2014. Selain dari pabrikan, ada perhiasan dari sentuhan tangan industri kecil menengah.

"Kalau model pabrikan biasanya diproduksi massal. Sedangkan produk handmade, itu salah satu kelebihan," terangnya sambil menambahkan jika diharapkan IKM dapat menyerap tenaga kerja serta meningkatkan kualitas produknya.

Pada tahun sebelumnya, pameran diikuti sebanyak 110 peserta dan dikunjungi 8 ribu orang. Sedangkan tahun ini, diharapkan pameran yang berlangsung pada 10-13 Oktober 2013 ini, dapat menyedot 10 ribu pengunjung.

"Kalau tahun lalu, transaksinya sekitar Rp 8 miliar. Tahun ini kami menargetkan ada kenaikan 10 persen atau sekitar Rp 10 miliar," ujarnya.

Pihaknya mengaku yakin, target transaksi di pameran dapat terpenuhi walaupun nilai tukar rupiah mempengaruhi harga emas.

"Harga dunia sebenarnya tahun ini untuk harga emas rendah. Cuma karena pelemahan rupiah, menjadi Rp 490 ribu. Justru tahun ini adalah momen yang tepat, karena harganya dibawah Rp 500 ribu dibandingkan dengan tahun lalu yang Rp 550 ribu," tandasnya.

(roi/iwd)
Berita Terkait