"Saya tahunya api sudah membakar mobil sedan di dekat kuburan. Pemiliknya berusaha cari air ke warung saya, tapi kebetulan saya tak punya persediaan," kata saksi mata, Sakinem kepada detikcom, Selasa (8/10/2013).
Sementara pemilik mobil anggota Satreksrim Polres Madiun Briptu Pipit Tri Yulianto mengaku berangkat dari kontrakannya di Desa Sambirejo sekitar pukul 05.00 WIB.
"Saya mau berangkat kerja ke Polres Madiun, mau olahraga pagi. Tiba-tiba korsleting dan ada asap keluar dari dashboard depan. Saya keluar membuka kap mesin, namun asap makin tambah banyak," kata Briptu Pipit Tri Yulianto.
Karena tidak memiliki persediaan air, kata dia, dirinya pun lari mencari air di warung-warung terdekat.
"Kemudian saya berusaha mencari air namun hanya dapat beberapa botol air mineral, sehingga sulit untuk memadamkan api," tambahnya.
Saat terbakar mobil yang baru balik nama tersebut hanya ditumpangi satu orang saja. Diduga mobil mengalami konsleting.
"Kalau mobilnya kondisinya bagus. Saya juga baru balik nama beberapa hari lalu, plat nomor B 8398 Y7 yang terpasang adalah nomor lama. Untuk yang baru nomornya AE 1270 BT tapi belum sempat saya pasang," imbuh Yulianto.
(fat/fat)










































