"Kami sangat konsern untuk mengembangkan Jambu Merah di Bojonegoro," kata Bupati Bojonegoro Suyoto kepada wartawan di Surabaya, Senin (7/10/2013).
Bupati yang biasa disapa Kang Yoto ini menerangkan, pengembangan sektor perkebunan ini dimungkinkan, karena berdasarkan hasil riset, kontur tanah Bojonegoro kering dan sangat cocok ditanami Guava.
"Topografi wilayah Bojonegoro sangat memungkinkan untuk budidaya Jambu Merah," terangnya.
Untuk mewujudkan mimpi Bojonegoro sebagai Produsen Jambu Merah nasional hingga internasional, telah disebarkan 500.000 bibit jambu merah ke masyarakat yang tertarik menanam Guava, karena buah tersebut selain memiliki banyak kandungan gizi dan vitamin C, A, B komplek, serta dan mineral yang dibutuhkan tubuh, juga mempunyai nilai ekonomis menjanjikan.
"Suatu saat Bojonegoro bermimpi dimanapun ada supermarket, di situ ada produk pangan Bojonegoro. Untuk ini, kita perbaiki benih, pola tanam, SDM, pembiayaan, penyiapan industri, pemasaran dan infrastruktur dasar yang diperlukan," tandasnya.
(roi/fat)











































