"Dilaporkan pukul 19.43 WIB dan dapat dipadamkan pukul 21.19 WIB," kata Chandra Oratmangun kepada wartawan, Minggu (6/10/2013).
Kepala Dinas PMK Surabaya itu mengatakan, pihaknya cukup kesulitan melakukan pemadaman. Saat PMK datang, kata Chandra, listrik dari PLN belum dimatikan. "PLN datangnya terlambat sehingga listrik masih mempunyai tegangan," ujar Chandra.
Chandra menambahkan, kesulitan lain adalah tiupan angin yang kencang serta padatnya akses jalan yang dilalui. Bahkan salah satu ruas jalan ditutup karena digunakan untuk kegiatan bazar sehingga menyulitkan hilir mudik mobil PMK.
"Kesulitan satu lagi adalah akses jalan yang sempit dan rumah yang terlalu berdempetan," tandas Chandra.
Dari data sementara, setidaknya ada 19 rumah yang terbakar. Rumah yang terbakar di blok A adalah rumah yang berada di bagian tengah yakni rumah nomor 15-20. Sementara di blok B, ada 14 rumah yang terbakar.
Rumah-rumah yang terbakar antara lain milik Aiptu Budi Subagyo, Iptu Luluk, Bripka Saiku, AKP Ninik, Brigadir Agung, AKP sahrum, AKP Rochim Kahar, dan Briptu Rudi.
(iwd/iwd)











































