"Harganya makin mahal. Itu karena mereka semakin tahun semakin susah berkembang biaknya. Jadi populasinya itu makin sedikit," ungkap Farid, salah satu pedagang sapi di Jalan Asemrowo kepada detikcom, Jumat (4/10/2013).
Menurut Farid, bukan dia saja yang menaikkan harga, pedagang lain juga. Per satu ekor sapi, kenaikan harganya bisa mencapai Rp 3 juta. Sedangkan kambing, kenaikkannya mulai dari Rp 1 hingga Rp 3 juta.
"Naik semuanya. Di semua pedagang juga rata-rata naik harganya. Tahun lalu saya jualan sapi harganya Rp 5 juta. Tahun ini bisa sampai Rp 8 juta," imbuh Farid.
Meski harga hewan kurban naik, penjualan sapi dan kambing tetap ramai. Farid yang berjualan sejak sebulan lalu ini mengaku sudah menjual sapi hingga 300 ekor hingga H-11 Idul Adha. Dari total 400 sapi dari Madura dan Probolinggo yang dibawanya, ia mengaku sudah mengantongi untung yang cukup banyak.
"Saya jualnya sapi-sapi asal Madura. Spesialnya itu dagingnya warnanya merah banget, segar dilihat. Belum lagi tulangnya yang kecil. Orang pada suka. Sampai sekarang saya sudah menjual sampai 300 ekor. Masih 100 ekor, Lumayan lah," tandas Farid.
(iwd/iwd)











































