Dua korban yakni Tono (29) dan Sulaikum (32). Mereka tewas diduga over dosis miras saat menjalani perawatan medis di rumah sakit.
"Korban diduga tewas over dosis minuman keras," kata Wakapolres Malang Kompol Pranatal Hutajulu kepada detikcom, Jumat (4/10/2013).
Pranatal menceritakan, pesta miras digelar di rumah Sulaikum, Senin (30/9/2013). Tak berhenti di situ, lanjut dia, kedua korban bersama rekan-rekannya kembali mengonsumsi miras di sebuah warung kampung setempat hingga sore hari.
"Malamnya Tono dilarikan ke rumah sakit, tak lama kemudian menyusul Sulaikum," beber Pranatal.
Lantaran kondisi kedua korban semakin menurun. Keduanya dirujuk ke Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) Malang.
"Pada Rabu malam Tono meninggal dunia dan Kamis pagi Sulaikum jadi korban meninggal berikutnya," imbuh Pranatal.
Pihaknya mengaku, sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi.
Bukan hanya itu, asal usul miras yang dikonsumsi korban juga tengah ditelusuri. "Belum jelas pasti jenisnya, masih kita telusuri dengan meminta keterangan para saksi," tegas dia.
Keluarga korban sendiri tak mengizinkan jasad korban diotopsi dan memilih langsung memakamkan.
"Karena keluarga sudah bisa menerima dan membuat surat pernyataan mengiklaskan kematian korban yang diketahui kepala desa setempat," tutup Pranatal.
(fat/fat)











































