Amdal Mega Proyek Umbulan Tuntas Desember 2013

Amdal Mega Proyek Umbulan Tuntas Desember 2013

- detikNews
Rabu, 02 Okt 2013 18:52 WIB
Amdal Mega Proyek Umbulan Tuntas Desember 2013
mata air Umbulan/file
Pasuruan - Analisa mengenai dampak lingkungan (amdal) mega proyek pemanfaatan sumber air Umbulan harus tuntas pada Desember 2013. Pengerjaan proyek yang diperkirakan menelan biaya Rp 2,2 triliun ini akan dimulai tahun depan.

"Pelaksanaan studi amdal dilakukan oleh konsultan PT Rona Lestari Surabaya. Hasil dari studi akan disidangkan di Komisi Amdal Propinsi Jawa Timur seminggu lagi," kata Ketua Tim Kerjasama Pemerintah Swasta Sistem Penyediaan Air Minum (KPS SPAM) Umbulan, Hari Sasono usai rapat koordinasi di Pendopo Kabupaten Pasuruan, Rabu (2/10/2013).

Studi amdal mencakup dua bagian besar yakni DAS Umbulan mulai dari hulu di lautan pasir Bromo sampai muara Sungai Rejoso serta jaringan transmisi pipa mulai dari sumber Umbulan di Desa Umbulan Kecamatan Winongan sampai Gunung Giri di Kabupaten Gresik yang mencapai 96 km dengan diameter pipa 1,8 meter.

"Pemprov Jatim berkewajiban melakukan konservasi tangkapan air Umbulan di lautan pasir Bromo. Konservasi dilakukan untuk menjamin ketersediaan air minimal hingga 25 tahun ke depan," jelas Kepala Badan Penanaman Modal Pemprov Jatim ini.

Debit air di sumber Umbulan mencapai 5.000 liter/detik, KPS SPAM Umbulan memanfaatkan air limpah sebanyak 4.000 liter/detik untuk memenuhi kebutuhan air minum di 5 kabupaten /kota, antara lain Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik serta dua komplek perusahaan, yakni PT Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) dan Ngoro Industri, Mojokerto.

Proyek ini membutuhkan lahan seluas 8,3 hektar dengan rincian 4 hektar untuk sistem produksi, 2 hektar untuk relokasi kolam renang dan wisata dan 2,3 hektar untuk jaringan pipa. Pembebasan lahan saat ini tengah dilakukan.

Ada lima konsorsium peserta pelelangan yang sudah memenuhi kualifikasi. Yakni konsorsium PT Medco dan PT Bangun Cipta, konsorsium Marubeni Corp, Nippon Koei dan PT Perkon Indah, konsorsium China Harbour Eng Co Ltd, Sound Global Ltd, PT Manggala Purnama Sakti Amerta dan PT Amerta Bumi Capital, konsorsium PT Bakrieland Development Tbk dan Beijing Enterprises Water Group Ltd serta konsorsium Kukdong Eng and Const Co Ltd, PT Brantas Abipraya dan PT Grundfos.

"Proyek dengan Skema Kerjasama Pemerintah Swasta (KPS) seperti Umbulan memang membutuhkan waktu persiapan lama. Tapi proses pembangunan proyeknya sendiri akan berlangsung cepat," tandas Hari

(bdh/bdh)
Berita Terkait