Diperkosa Bapak 2 Anak, Siswi SMP Hamil 6 Bulan

Diperkosa Bapak 2 Anak, Siswi SMP Hamil 6 Bulan

Arvin Dwi Pranoto - detikNews
Sabtu, 28 Sep 2013 16:35 WIB
Ngawi - Di bawah ancaman, seorang pelajar kelas 3 SMP diperkosa oleh seseorang yang baru dikenalnya. Perbuatan itu diulangi pelaku sebanyak 7 kali. Korban kini hamil 6 bulan.

Pelaku adalah Widodo. Bapak dua anak ini memperkosa korban setelah menjemputnya dari sekolah. Perkosaan pertama di lakukan di sebuah warung di pasar hewan.

"Awalnya saya dikenalkan tetangga dengan Pak Wid melalui telepon. Setelah itu saya disms namun tidak saya tanggapi," kata korban kepada detikcom, Sabtu (28/9/2013).

Meski tak ditanggapi, Widodo nekat menjemput korban dari sekolahnya. Korban tak berpikir apa-apa saat menerima tawaran Widodo untuk diantar pulang. Namun di tengah jalan, motor dibelokkan ke pasar hewan. Di sebuah warung di areal pasar hewan, Widodo memperkosa korban.

"Saya terpaksa menurutinya karena jika tak mau akan dipukul. Setelah itu saya diberi uang Rp 150 ribu rupiah agar tak melaporkan ke orang tua." terang korban.

Korban mengaku dirinya sudah 7 kali dipaksa berhubungan badan oleh Widodo di berbagai lokasi. Korban tak berani menolak karena selain mengancam memukul, Widodo juga mengancam akan menyebarkan apa yang dialaminya kepada teman-temannya.

Akibat perbuatan tersebut, korban kini hamil 7 bulan. Widodo pun enggan bertanggung jawab yang membuat orang tua korban melapor ke polisi, "Saat ini saya hamil 6 bulan dan tidak melanjutkan sekolah," imbuh korban.

"Kami heran dengan perubahan sikap anak ketiga saya yang akhirnya ketahuan kalau dia hamil. Setelah itu dia cerita, kalau telah dipaksa berhubungan badan oleh Widodo. Kami kemudian lapor polisi," jelas ibu korban, Suparmi.

Pihak kepolisian kemudian menindaklanjuti laporan dengan menangkap Widodo.
"Berdasarkan laporan orang tua korban, tersangka kami amankan," ujar Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Budi Santosa.

(iwd/iwd)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini