"Total masih 61,5 % dengan progress kemajuan paling banyak pada paket A," kata Hari Darmawan kepada wartawan saat melakukan peninjauan proyek Teluk Lamong, Jumat (27/9/2013).
Pimpro fisik Teluk Lamong itu mengatakan, pembangunan Teluk Lamong dibagi dalam 6 paket. Paket A yakni pembangunan dermaga internasional sudah selesai 100 %. Paket A' (aksen) yakni pembangunan dermaga domestik progresnya sudah 85 %. Paket B yakni pembangunan lapangan penumpukan dan jalan penghubung (causeway) progresnya sudah 60 %.
Sementara paket C yakni pembangunan jembatan penghubung progresnya sudah 82 %. Paket D yakni pembangunan gedung perkantoran progresnya masih 6 %. Dan paket E yakni pembangunan peralatan dan sistem operasi progresnya masih 4 %.
"Yang pasti progres ini membuat Teluk Lamong sudah terhubung ke daratan," lanjut Hari.
Hari memperkirakan bahwa Teluk Lamong sudah bisa beroperasi pada awal Mei tahun depan. Operasinya pun masih bersifat soft opening sebelum benar-benar bisa beroperasi normal pada Agustus 2014.
"Investasi untuk pembangunan fisik sebesar Rp 2 triliun sementara untuk peralatan sekitar Rp 1,5 triliun," tandas Hari.
(iwd/iwd)










































