Maka tak ayal, banyak masalah yang terjadi dan segera diambil solusi ketika Risma keliling memantau pelosok Surabaya.
Contoh terakhir, soal keberadaan kendaraan yang parkir melanggar aturan di Jalan Basuki Rachmat atau di depan Gedung Bumi Mandiri. Walikota yang diusung PDIP itu langsung teriak.
Petugas yang mendengar intruksi Risma pun langsung meluncur dan melakukan penertiban. Kabarnya, melalui HT itulah Risma juga melakukan koordinasi dengan para kepala dinas.
"Iya, HT dibawa terus tiap hari. Ini kebetulan sekarang saya yang bawa," ungkap Wawan, salah seorang ajudan terpercaya Risma.
Menurut sepengetahuan Wawan, HT inilah yang manjadi 'senjata' Risma untuk melakukan koordinasi dengan semua pihak di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kota Surabaya.
"Untuk koordinasi ke semua (SKPD), jadi satu jalur HT-nya," singkat Wawan.
Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Surabaya, Chalid Buhari. Dirinya pun mengaku memegang HT yang satu jalur dengan Risma.
"Oh iya benar, itu perintah langsung dari Bu Risma, untuk koordinasi. Mulai soal kemacetan, kebersihan, banjir, kerja Satpol PP, semuanya permasalahan kota," kata Chalid.
Memang, jika hujan mengguyur Surabaya maka Risma yang didampingi ajudannya langsung keliling memantau rumah-rumah pompa dan daerah-daerah yang dilaporkan terjadi genangan.
Begitupula saat perjalanan menuju Balai Kota Surabaya, Risma juga pernah teriak melalui HT agar kendaraan pengantar anak sekolah di Jalan Gubernur Suryo ditertiban.
"Walikota kali ini memang tidak bisa diam," kata sumber detikcom di lingkungan pemkot, Jumat (27/9/2013).
(nrm/gik)











































