Pasukan Pengepel Langsung Diterjunkan Bila Trotoar Kotor

Mengintip Trotoar di Surabaya

Pasukan Pengepel Langsung Diterjunkan Bila Trotoar Kotor

Norma Anggara - detikNews
Kamis, 26 Sep 2013 10:07 WIB
Pasukan Pengepel Langsung Diterjunkan Bila Trotoar Kotor
Trotoar di pusat kota dipel / Zainal Effendi
Surabaya - Kota Pahlawan sejak 2011-2013 berturut-turut berhasil meraih penghargaan adipura kencana karena kebersihannya. Dua rahasianya adalah taman-taman yang cantik dan trotoar atau pedestrian yang bersih.

Memang terkadang geli menyaksikan beberapa orang yang sedang mengepel lantai trotoar. "Mestinya yang membersihkan juga dibebankan perkantoran, pertokoan dan rumah yang persis di belakangnya trotoar. Agar ada partisipasi publik juga," kata Eko Wisdianto, warga Rungkut yang ditemui di depan Taman Bungkul.

Dibantu dengan mobil tangki air milik Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). Petugas dibekali alat (semacam tongkat dengan ujung kain pel) dan sebuah cairan pembersih yang nantinya disiramkan ke area trotoar yang kotor untuk pembersihan.

Pembersihan trotoar di jantung Kota Surabaya ini memang dilakukan secara aktif agar kebersihan dan keindahan serta kenyamanan pejalan kaki tetap terjaga.

Misalnya saja di kawasan Urip Sumoharjo dan Basuki Rachmat. Pedestrian tersebut memang kerap kotor karena padatntya masyarakat yang lalu-lalang. Namun karena dipel, kembali kinclong.

"Tidak terjadwal. Mana trotoar yang kotor ya langsung dipel," kata Kepala DKP Kota Surabaya Chalid Buhari kepada detikcom, Kamis (26/9/2013).

Membersihkan trotoar tak harus dilakukan secara bersamaan dan serentak, tambah Chalid. Petugas kebersihan diberangkatkan langsung ke titik-titik trotoar yang hari itu juga dilaporkan dalam kondisi kotor.

Namun, Chalid mengaku ada beberapa titik trotoar yang langganan dipel. Yakni trotoar di dekat taman, trotoar di kawasan Balaikota, juga trotoar di lingkungan mal-mal.

"Biasanya, trotoar di pusat-pusat keramaian yang harus sering dibersihkan," pungkas Chalid.

(nrm/gik)
Berita Terkait