"Kualitas Pisang Mas Kirana telah diakui hingga mancanegara," ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang Paiman kepada wartawan akhir pekan lalu di perkebunan Pisang Mas Kirana Senduro.
Paiman menjelaskan, Pisang Mas Kirana sejak 2005 lalu telah ditetapkan sebagai varietas unggulan nasional oleh Menteri Pertanian berdasarkan Permentan No 516/KPTS/SR/.120/12/2005.
Kemudian 2006 Pisang Mas Kirana juga ditetapkan sebagai produk unggulan Kabupaten Lumajang berdasarkan keputusan Bupati Lumajang No 188.45/408/427.12/2006.
Tak hanya itu, Pisang Mas Kirana juga mendapatkan sertifikat 'Prima 3' produk buah segar pada 2009 yakni aman dikonsumsi dan penggunaan pestisida dan pupuk buatan masih dalam batas toleransi.
Bahkan kelompok petani yang tergabung dalam Asosiasi Petani Pisang Seroja, Kandang Tepus Kecamatan Senduro mendapatkan sertifikat Global Gap dari Control Union Certification dari Belanda.
"Satu-satunya kelompok petani yang mendapatkan sertifikat internasional adalah Asosiasi Petani Pisang Seroja. Produknya menembus ke kota besar hingga mancanegara yakni Malaysia dan Singapura," terangnya.
Kualitas Pisang Mas Kirana memang sudah tidak diragukan lagi. Bahkan, ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beberapa waktu lalu berkunjung ke Kabupaten Lumajang, sempat menanyakan ke Bupati Lumajang Sjahrazad Masdar, tentang keunggulan Pisang Mas Kirana.
"Saya ditanya Pak SBY, apa bedanya Pisang Mas Kirana dengan pisang mas pada umumnya. Saya jawab, kalau pisang mas pada umumnya saat matang susah dikupas. Kalau Pisang Mas Kirana mudah dikupas serta rasanya juga lebih enak," ujar Sjahrazad.
(roi/iwd)











































