Kubu pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja (Berkah) menyoroti dugaan penggunaan dana APBD Pemprov Jawa Timur yang dilakukan KarSa sebagai pasangan incumbent.
Calon Wakil Gubernur Herman S Sumawiredja menilai, dalam pemilihan kepala daerah penggunaan APBD untuk meraih dukungan rakyat menjadi tren baru dalam dunia politik Indonesia, terutama menjelang pemilu.
"Cara menang dengan curang itu adalah kejahatan politik yang harus diadili," kata Herman melalui rilis yang diterima detikcom, Selasa (24/9/2013).
Katanya, modus baru kejahatan politik tersebut tidak bisa dibawa ke ranah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), kepolisian, kejaksaan maupun KPK.
"Hanya bisa diajukan dan bisa diputus MK," terangnya. Kata mantan Kapolda Jatim ini, dana hibah dan bantuan sosial menjelang pilgub mengalami kenaikan yang signifikan, serta ada bantuan untuk pemerintahan desa.
Dalam rilis itu disebut nilainya melebihi Rp 5 triliun. "Ada kejanggalan dan aneh pada 2013 ini terjadi beberapa kali perubahan anggaran," katanya.
(roi/gik)











































