Selain Tukang Becak, Abdullah Jadi Kuli Angkut Barang

Tukang Becak Berhaji

Selain Tukang Becak, Abdullah Jadi Kuli Angkut Barang

Syaiful Kusmandani - detikNews
Selasa, 24 Sep 2013 12:39 WIB
Selain Tukang Becak, Abdullah Jadi Kuli Angkut Barang
Abdullah saat mengemasi koper-kopernya/Syaiful Kusmandani
Jember - Abdullah Bin Saiful Hadi (60), bapak dua anak asal Dusun Klanceng Desa/Kecamatan Ajung, Jember akan meninggalkan kampung halamannya, menunaikan ibadah haji menyimpan banyak kisah.

Selain pendapatannya dari hasil keringat menarik becak membawa penumpang, Abdullah yang setiap hari berada di pangkalan becak kawasan Pasar Mangli Kecamatan Kaliwates, itu juga menjadi kuli angkut barang.

Seakan tak pernah ada waktu kosong bagi sosok Abdullah. Keluar rumah dari pagi hingga sore hari membawa becak, namun di sela sela waktu kosong menunggu penumpang, dirinya menyempatkan diri menjadi kuli angkut barang yang dibayar sesuai dengan berat barang yang dibawanya.

"Ya kalau sepi penumpang trus ada orang membutuhkan tenaga saya untuk angkut barang ke dalam pasar, saya langsung aja terima kerjaan itu daripada diam d iatas becak, toh itu khan halal," kata Abdullah kepada detikcom di rumahnya, Selasa (24/9/2013).

Pekerjaan sampingan menjadi kuli angkut tidaklah dikerjakan sendiri oleh Abdullah, pekerjaan yang membutuhkan tenaga itu dikerjakan bersama teman-teman sesama tukang becak.

Untuk setiap 1 ton barang yang diangkut ke dalam pasar, Abdullah mendapat Rp 50 ribu yang dibagi-bagi bersama beberapa orang yang turut bekerja. "Hasilnya lumayan, kadang dapat Rp 50 ribu untuk 1 ton barang yang kita angkut," ungkapnya.

Kini Abdullah menuai hasilnya saat kloter 62 calon jamaah haji embarkasi Juanda akan membawanya ke tanah suci Mekkah menunaikan ibadah haji. Kini dirinya bisa bersuka cita lantaran niat untuk berhaji akhirnya terwujud.

(fat/fat)
Berita Terkait