"Jadi nanti pengendara yang lewat bisa foto-foto di sini, mejeng," kata Walikota Tri Rismaharini di ruang kerjanya, Senin (23/9/2013).
Apakah tidak khawatir bila pengendara yang mejeng ini bisa mengganggu lalu lintas di jalur Kenjeran-Nambangan Kedung Cowek sepanjang 3 Kilometer tersebut? "Ada tempat parkirnya, itu yang digambar mblenduk (melengkung)," papar Risma sambil menunjuk gambar desainnya.
Tak hanya itu lho, diam-diam Risma berkeinginan ingin melengkapinya denganpatung ikon Surabaya berupa ikan Suro dan Boyo di jalur yang melayang di pesisr Kenjeran, Surabaya Timur, tersebut.
"Terus, ada patung Surob Byo yang besar, pokoknya bisa foto-foto," tutur Risma sambil tersenyum.
Apakah Risma juga memberi ruang untuk warung atau orang berjualan di jalur tersebut? Dengan tegas, ia menolak adanya warung-warung makanan di jalur yang akan dibangun dengan anggaran lebih dari Rp 200 Miliar tersebut.
"Cuma untuk foto-foto aja, nggak pakai warung-warung. Tapi nanti kalau ada yang nekat berjualan, ada petugas yang mengamankan," tegas Risma.
(/)










































