Pecatan Polisi Itu Produksi dan Edarkan Cukrik Pada Dini Hari

Minuman Pencabut 14 Nyawa

Pecatan Polisi Itu Produksi dan Edarkan Cukrik Pada Dini Hari

Rois Jajeli - detikNews
Sabtu, 21 Sep 2013 15:11 WIB
Pecatan Polisi Itu Produksi dan Edarkan Cukrik Pada Dini Hari
Di gudang ini Budi memproduksi dan menyimpan cukrik buatannya
Surabaya - Wajar saja banyak warga Jalan Kutei II tidak mengetahui jika rumah nomor 4 itu dipakai Budi Utomo untuk gudang sekaligus tempat mengoplos cukrik. Pasalnya, Budi dan anak buahnya selalu melakukan aktivitas pada tengah malam atau dini hari.

"Warga pernah melihat ada mobil APV membawa sekitar 8 jerigen berisi minuman dan botol kemasan kosong," ujar M Sholeh kepada detikcom, Sabtu (21/9/2013).

Pengurus bagian keamanan RW VI Kelurahan Darmo, Kecamatan Wonokromo ini menerangkan, setiap kegiatan pengoplosan dilakukan pada tengah malam dan kadang pada subuh.

"Ketika orang sedang salat subuh, mobil APV datang dan membawa 8 jerigen ukuran 40 liter. Jadi ketika orang sedang tidur dan tidak ada yang tahu, baru beroperasi," katanya.

Warga juga tidak mengetahui berapa jumlah anak buah Budi yang bekerja di tempat itu. Pasalnya, pada siang hari, rumah nomor 4 di gang sempit yang digunakan sebagai gudang maupun pengoplosan cukrik sering tertutup. Bahkan, kaca jendelanya juga ditutupi papan tripek, sehingga orang tidak ada yang mengetahui aktivitasnya, kecuali melihat dari lorong angin-angin di atas pintu.

"Pernah ada dua orang. Entah itu karyawannya atau sopirnya. Karena Pak Budi punya dua mobil dan biasanya diparkir di jalan raya," ujar salah satu tetangga Budi.

Meski sering beroperasi pada malam hari, Budi juga pernah menerima pembeli pada siang hari.

"Ya pernah tapi jarang, ada orang membawa kerdus dan dinaikkan di motornya. Mungkin kerdus isinya itu (cukrik)," terangnya.

Polisi sendiri hingga saat ini masih mencari Budi Utomo, pecatan polisi berpangkat terakhir Kopral Kepala (Kopka) dan dinas di Polwil Bojonegoro. Budi dicari karena menjadi pemasok cukrik yang menewaskan 14 orang.

(bdh/bdh)
Berita Terkait