"Waktu kejadian memang tidak ada yang melapor. Setelah saya dapat informasi, langsung saya tindak lanjuti," kata Kapolsek Sawahan Kompol Manang Soebeti, Rabu (18/9/2013).
Dari informasi yang dihimpun, tiga warga RW 3 Kelurahan Pakis tewas setelah minum miras oplosan, Sabtu (14/9/2013) malam dan Senin (16/9/2013) malam. Ketiga korban yakni Soleh, Toto dan Martoyo alias Brengos.
Awalnya, polisi mendapatkan kabar jika yang meninggal terlebih dahulu yakni Martoyo pada Selasa kemarin. Setelah dilakukan pengumpulan data pada hari ini, polisi mendapat informasi bahwa ada dua lagi korban tewas yakni Toto dan Soleh.
Mantan Kasat Reskrim Polres Mojokerto ini menambahkan, tidak menutup kemungkinan korban akan bertambah lagi. Pasalnya, diperkirakan sekitar 10 orang yang menggelar pesta miras yang terbagi dalam 3 kelompok dalam waktu berbeda-beda dalam satu kawasan di Kelurahan Pakis.
Saat pesta miras, mereka mencampuri miras jenis Cukrik dengan bahan-bahan lain yang tidak bisa digunakan sebagai campuran minuman atau makanan.
"Kami masih menelesuri korban-korban lainnya yang sekarang kemungkinan dirawat di berbagai rumah sakit," tuturnya.
Selain menelusuri korban, polisi juga mencari penjual miras tersebut. Hasilnya, Ismail warga Pakis Wetan diamankan beserta 60 botol miras masing-masing berukuran 1,5 liter dan puluhan botol miras lainnya.
"Penjualnya sudah kita amankan dan sekarang masih kita proses. Kita juga meminta keterangan dari saksi-saksi," tandasnya.
(roi/fat)










































