Kasatpol PP Surabaya, Irvan Widyanto menuturkan bahwa akhir pekan lalu, Minggu (15/9/2013) pihaknya masih gencar melakukan razia yustisi.
"Cafe-cafe di Darmo Park sudah tutup. Sekarang giliran cafe-cafe di kawasan Embong Malang yang dirazia karena sering dikunjungi pelajar," kata Irvan saat dihubungi detikcom, Selasa (17/9/2013).
Hingga akhir bulan lalu Agustus 2013, Irvan mendata ada ratusan pelajar yang kepergok berkeliaran pada malam hari. Mereka kemudian diamankan dan diberi pengetahuan tentang kewajibannya sebagai pelajar.
Razia pelajar, lanjut Irvan, dilakukan karena Satpol PP masih saja menangkap para pelajar yang mabuk-mabukan. Tak hanya itu, para pelajar yang ditangkap saat mengunjungi cafe ini rawan melakukan aksi kriminalitas seperti perampasan dan tawuran.
"Bu Risma (Walikota Surabaya) juga sudah bekerja sama dengan Polrestabes Surabaya supaya ikut mengantisipasi razia pelajar. Termasuk Dinas Pendidikan yang juga diajak mengawal razia pelajar ini," pungkas Irvan.
(nrm/bdh)










































