Ledakan ketel terjadi saat proses produksi pembuatan gula tengah berlangsung, Minggu (15/9/2013) pukul 02.05 WIB dini hari.
"Saat itu saya sedang kerja. Sebelum meledak saya dengar suara berisik dari ketel penguapan. Saya berjarak sekitar tiga meter dari lokasi kejadian," kata Suroto, karyawan Pabrik Gula Redjosarie kepada detikcom.
Saat itu jelas Suroto, salah seorang karyawan lainnya menyuruh menutup dulu katel, karena ada yang bocor. Namun belum sempat ditutup langsung terjadi ledakan dan air gula yang panas itu meluap sehingga menyiram pekerja di dekat ketel.
"Saya sempat menghindar, namun kaki saya terkena ledakan, namun hanya luka lecet," ujar Suroto.
Menurut Agus Subiyanto, perwakilan Pabrik Gula Redjosarie bagian gudang pihaknya belum mengetahui penyebab kejadian itu. "Hingga saat ini kita belum tahu penyebabnya," jelasnya.
Manajemen Pabrik Gula Redjosarie akan segera membentuk tim khusus untuk mencari penyebab kecelakaan kerja itu. " Untuk penyebab pastinya kita akan menurunkan tim khusus untuk melakukan investigasi," tegas Agus Subiyanto.
Dari data yang dihimpun, korban meninggal bernama Muhammad Sony Setiawan warga Desa Sidorejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Sedangkan delapan pekerja yang terluka, lima orang masih dirawat di Rumah Sakit Sudono Madiun. Sedangkan tiga karyawan luka ringan diperbolehkan.
(bdh/bdh)











































