Kunjungan wisata ke Bromo melalui Tosari ditargetkan meningkat hingga 40% pada 2014. Semua potensi digali dan dimaksimalkan untuk menarik wisatawan.
"Di Tosari ini sangat banyak kera. Kita akan melokalisir kera ke tempat-tempat ramai dengan cara terus memberikan makanan," kata Staf Bagian Promosi Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pasuruan, Lismudayat, Sabtu (14/9/2013).
"Lama-kelamaan, kera-kera itu akan terbiasa berinteraksi dengan manusia. Ini akan menjadi alternatif selain sunrise dan pemandangan alam yang indah," jelasnya.
Adanya alternatif wisata diharapkan mampu meningkatkan kunjungan ke Bromo melalui Tosari. Selama ini Tosari kalah gaung dari Ngadisari, Kabupaten Probolinggo sebagai pintu masuk menuju Bromo.
"Kunjungan wisatawan dari Tosari terus meningkat setiap tahun. Kita akan terus berupaya mencapai target 40 persen pada 2014," tandasnya.
Pihaknya juga akan memaksimalkan even internasional tahunan seperti Bromo Marathon. Sumber daya manusia para pelaku wisata juga akan ditingkatkan. Sementara insfrastruktur dan penunjuk arah ke Bromo lewat Tosari akan jadi perhatian.
(fat/fat)










































