"Berusaha menghindari motor yang melaju memotong," kata AKP Sumaryadi saat dihubungi detikcom, Jumat (13/9/2013).
Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak itu mengatakan, memang bukan Imran yang mengemudikan mobil, tetapi sopirnya. Mobil bernopol L 1969 IS itu melaju kencang keluar dari Jembatan Suramadu. Saat melaju kencang, sebuah motor tiba-tiba muncul melintas.
Kaget dan tak ingin terjadi tabrakan, sopir membanting setir ke kanan. Bantingan itu membuat mobil menabrak pembatas trotoar lalu menabrak pohon trembesi. Mobil lalu terguling dan terseret. Bagian kanan depan mobil itu mengalami kerusakan cukup parah.
Imran sendiri keluar setelah dibantu warga. Mantan Kasat Intel Polrestabes Surabaya itu masih bisa jalan meski terpincang-pincang.
"Pak Imran lalu dibawa ke rumah sakit Siloam. Saya belum tahu kondisi terakhirnya. Sopirnya juga selamat," tandas Sumaryadi.
(iwd/bdh)











































