Dari pengamatan detikcom, Selasa (10/9/2013), para pemohon SKCK mengurus surat tersebut di ruang urusan pelayanan masyarakat (ur yanmas). Banyaknya pemohon SKCK membuat antrean mengular hingga 100 meter.
"Jika ada penerimaan CPNS seperti sekarang ini, satu hari kami bisa melayani hingga 600 pemohon dengan rata-rata 400-500 pemohon," kata Kompol Suparti kepada wartawan, Selasa (10/9/2013).
kasubbag Humas Polrestabes Surabaya ini mengatakan, antrean pemohon SKCK sudah berlangsung sejak dua minggu terakhir. Ur Yanmas sendiri melayani pemohon SKCK mulai pukul 08.00 - 14.00 WIB. Namun bagi yang sudah menyelesaikan pendaftaran dan akan menyelesaikan legalisir dan sidik jari, bisa dilayani hingga pukul 17.00 WIB.
"Jika hari biasa, paling hanya melayani 50 pemohon," lanjut Suparti.
Ferry Suhariyanto adalah salah satu pemohon SKCK. Warga Jalan Darmo Indah ini mencoba peruntungannya mendaftar sebagai CPNS. "Saya belum memutuskan hendak ke mana, yang penting membuat SKCK dulu,' ujar Ferry.
Ferry adalah lulusan Unair tahun 2011 jurusan Farmasi. Saat ini dia sedang bekerja di Puskesmas Wonokusumo sebagai tenaga honorer. "Sepertinya saya akan mencoba ke Jogja. Kata teman, di sana juga membutuhkan tenaga farmasi," ujar Ferry.
Nina juga adalah salah satu pemohon SKCK yang lain. Lulusan Unair tersebut ingin mencoba peruntungannya dengan mendaftar di kementrian Pendidikan sebagai tenaga pengajar. "Saya baru lulus. ini juga nyoba daftar PNS," tukas Nina.
(iwd/iwd)










































