"Sebagai langkah awal, akan kita siapkan 200 ton kedelai yang tersebar di seluruh gudang Bulog di Jatim," kata Kepala Divre Bulog Jatim Rusdianto kepada detikcom, Senin (9/9/2013).
Dia mengaku bulog ditunjuk pemerintah menstabilkan harga kedelai. Namun salah satu upaya ini belum bisa dilakukan. Sebab, bulog belum menemukan harga yang cocok dengan petani kedelai.
Menurutnya, bulog akan membeli kedelai petani dengan harga Rp 7 ribu/kg, sesuai dengan penetapan Harga Pokok Pembelian (HPP) kedelai, jika harga yang diberikan petani lebih murah dibandingkan harga di pasar tingkat eceran sekitar Rp 9 ribu/kg.
"Sejauh ini kita masih belum ada harga yang cocok dengan petani. Karena harga di pasaran lebih tinggi," jelas Rusdianto.
Ketika ditanya, faktor apa yang mempengaruhi sehingga belum tercapai harga yang cocok dengan petani kedelai? Rusdianto mengaku hal tersebut bukan kewenangan dirinya untuk menjawabnya. Ia hanya menjalankan instruksi dari pusat.
"Itu bukan kewenangan saya untuk menjawabnya. Intinya, jika kedelai impor datang dan dikirim oleh pusat ke Jawa Timur kami siap mendistribusikan serta akan siap membeli kedelai dari petani jika sudah tercapai harga yang cocok," pungkasnya.
(bdh/bdh)










































