Informasinya, Didik ditemukan tak bernyawa sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu korban bersama kekasihnya, Dwi Ambar Sari (20) di kamar nomer 30 Hotel Slamet, Kota Mojokerto. Didik check in di hotel tersebut sejak kemarin malam.
Menurut Ambar, kekasihnya ini awalnya kejang-kejang sebelum akhirnya meninggal. Ambar menduga, jika Didik terlalu sering mengkonsumsi pil koplo. "Mungkin karena sering ngoplo," kata Ambar sembari isak tangis.
Ambar yang mengetahui kekasihnya ini sudah terbujur kaku, meminta bantuan pihak hotel untuk membawanya ke RSI Hasanah. Namun, ternyata nyawa Didik sudah melayang. Jenazahnya segera dibawa ke RSUD Kota Mojokerto untuk diotopsi.
Pengamatan detikcom, keluarga Didik memenuhi kamar jenazah. Isak tangis pecah di rumah sakit ini. Sementara pihak kepolisian masih melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. "Masih olah TKP dan menunggu otopsi," kata polisi di lokasi.
(bdh/bdh)











































