"Program Darmasiswa ini sejak 70 tahun lalu diadakan, kerjasama pemerintah dan International Office di setiap kampus negeri yang ditunjuk. Namun, ITS baru tahun ini dirujuk untuk menjadi salah satu kampus yang dijadikan tujuan Darmasiswa," ujar Ketua Intenational Office ITS, Maria (5/9/2013).
Menurut Maria, selama ini yang ditunjuk pemerintah untuk menjadi partner kegiatan Darmasiswa adalah kampus yang memiliki program kesenian. Seperti UGM, ISI, Udayana, UI dan lain-lain.
"ITS kan tehnik, tahun ini kampus tehnik juga dicoba untuk jadi tempat pembelajaran mahasiswa yang melakukan Darmasswa," kata Maria.
Sementara 31 mahasiswa luar negeri yang yang melakukan darmasiswa. Kebanyakan berasal dari negara-negara Eropa, seperti Ceklosvakia, Hungaria, Irlandia dan lain-lain.
"Tidak semua mengikuti kegiatan Darmasiswa. Hanya 8 orang saja yang ikut Darmasiswa. Sisanya ambil kuliah reguler," kata Maria.
Darmasiswa sendiri adalah kegiatan mempelajari budaya Indonesia dan bahasa Indonesia. Ke-8 siswa Darmasiswa ini akan belajar tentang Indonesia selama 6 bulan di kampus ITS.
Rencananya, mereka akan diperkenalkan kebudayaan daerah seperti angklung, memasak masakan Indonesia dan tak kalah seru berlibur ke Bromo. Kegiatan mereka akan dilaksanakan mulai Sepetember 2013 hingga Februari 2014 mendatang.
(fat/fat)










































