Menurut data di BPS Jatim 2011, kala itu populasi sapi potong, sapi perah, dan kerbau (PPSK) masih 5,06 juta ekor. Angka tersebut menurun hingga 3,83 juta ekor saat sensus dilakukan.
"Memang ada penurunan tajam. Ini termasuk penurunan terbesar," kata Kepala BPS Jawa Timur Sairi Hazbullah, Rabu (3/9/2013).
Tiga kabupaten di Jatim yang mempunyai sapi dan kerbau paling banyak yakni Sumenep, Tuban dan Malang. Sumenep memiliki 333,77 ribu ekor, Tuban 253,13 ribu ekor dan Kabupaten Malang 240,12 ribu ekor. Mojokerto merupakan kabupaten dengan jumlah sapi dan kerbau paling sedikit, hanya 144 ekor.
"Penurunan absolut sapi dan kerbau terbesar dari 2011 ke 2013 terjadi di Kabupaten Jember yaitu turun 121,48 ribu ekor, penurunan terendah di Kota Madiun dengan 104 ekor," tambah Sairi.
Namun Sairi mengungkapkan penurunan populasi sapi dan kerbau ini terjadi secara nasional.
(nrm/fat)











































