Truk Muat Semen Tabrak Rumah Warga, Tiga Orang Tewas

Truk Muat Semen Tabrak Rumah Warga, Tiga Orang Tewas

Eko Sudjarwo - detikNews
Rabu, 04 Sep 2013 07:25 WIB
Truk Muat Semen Tabrak Rumah Warga, Tiga Orang Tewas
Tiga orang tewas tertimbun biji semen/Eko Sujarwo
Lamongan - Sebuah truk pengangkut bahan bangunan terguling dan menabrak rumah warga di jalur poros Surabaya-Lamongan, tepatnya di Desa Karang Langit Kecamatan Kota Lamongan.

Truk bernopol W 9248 UD terguling usai menabrak mobil pick up pengangkut ikan yang akan menyeberang jalan. Selain rumah milik Kanda, truk juga menabrak 2 sepeda motor yang berada di pinggir jalan.

Akibatnya 3 orang tewas tertimbun biji semen di lokasi kejadian. Penemuan mayat ini baru diketahui 4 jam kemudian. Warga yang kaget dengan 3 sosok mayat ini kembali melapor ke polisi.

Salah seorang warga, Edi mengatakan, warga sekitar sebenarnya tidak menyangka jika tumpahnya semen itu menimbulkan korban jiwa. Saat itu, kata Edi, warga hanya akan membersihkan tumpahan semen agar tidak berceceran.

"Saya kaget karena saat membersihkan tersebut ada sesosok mayat. Kejadian semalam jam 21.00 WIB dan baru ditemukan dini hari tadi pukul 01.00 WIB," kata Edi kepada wartawan di lokasi, Rabu (4/9/2013).

3 Korban tewas tertimbun adalah Suratmi (50), M Rusdi (25) dan Lailatul Maqfiroh (12) semuanya warga Desa Latek Kecamatan Sekaran, Lamongan. Informasi yang dihimpun detikcom menyebutkan, 2 korban, Suratmi dan Laila sedianya malam itu akan berangkat ke Sidoarjo untuk berkunjung ke keluarganya. Di tempat itu, mereka sedianya menunggu bus. Sedangkan korban satunya, M Rusdi mengantar dan menunggu mereka untuk mencari bus.

Setelah menemukan korban pertama, kata Edi, warga kemudian bersama-sama membersihkan tumpahan semen tersebut hingga akhirnya menemukan semua korban tertimpa biji semen. "Ketiganya kemungkinan saat itu sedang menunggu bus," jelasnya.

Setelah berhasil dievakuasi, ketiga korban dibawa ke RS Muhammadiyah Lamongan untuk divisum sebelum akhirnya dimakamkan di rumah duka di Desa Latek, Kecamatan Sekaran, Lamongan.

Sementara, petugas kepolisian hingga kini masih memburu sopir truk dan kenek yang melarikan diri diduga takut menjadi incaran amuk massa warga sekitar.

"Kami masih terus memburu sopir dan kenek truk yang melarikan diri," kata Kanit Laka Polres Lamongan, Aiptu Ari Bayu.

(fat/fat)
Berita Terkait