"Alat-alat teknik yang ada di dalam gudang ikut terbakar," kata AKP Nafan saat dihubungi detikcom, Sabtu (31/8/2013).
Kanit Reskrim Polsek Asemrowo itu mengatakan, api pertama kali diketahui oleh satpam gudang yakni Haryanto. Satpam tersebut kemudian menghubungi PMK. Sebanyak 12 unit PMK pun langsung bekerja memadamkan api di blok D no 6 dan 7 tersebut.
"Indikasi kebakaran bermula dari adanya petugas gudang yang membakar palet di depan gudang," lanjut Nafan.
Diduga akibat tiupan angin, ada bara yang terbawa masuk gudang sehingga api tercetus dan merambat ke alat-alat teknik yang ada di dalam gudang. "Indikasinya seperti itu, tapi kalau kepastiannya biar tim labfor yang menyimpulkan," tandas Nafan.
(iwd/iwd)











































