"Memang massa kami tetapi kami tidak memerintahkan aksi tersebut," kata Zulkifli dalam jumpa pers yang digelar di rumahnya, Jalan Suroyo, Sabtu (31/8/2013).
Justru Zulkifli sangat menyayangkan aksi brutal tersebut. Zulkifli sendiri menduga aksi itu telah ditunggangi. "Kami mencurigai ada penyusup atau provokator di dalam massa kami," ujar Zulkifli.
Berbeda dengan kubu Zam-Zam, kubu Handalanku mengelak jika ratusan orang yang telah berbuat anarkis itu dikatakan sebagai massanya. "Massa rusuh bukanlah simpatisan kami. Karena kami merupakan calon yang berasas Islam. Simpatisan kami didominasi para perempuan dan ibu-ibu yang tekun sholat," kata Hadi.
Hadi Zainal menerangkan, peristiwa itu juga tak terkait dengan hasil quick count. Dalam quick count, pasangan Handalanku menempati posisi nomor 4 alias posisi buncit.
"Hasil quick count, Handalanku menduduki peringkat 4 raihan suara. Kami siap kalah kok," pungkas Hadi.
(/)










































