"Waktu itu saya nyoblos terus sarapan dan kerja. Pas saya udah kerja tiba-tiba ditelepon dari rumah. Katanya kebakaran," kata Suwarno (58) pemilik rumah ditemui detik.com di lokasi kejadian.
Mendengar kabar itu, pria yang bekerja sebagai buruh di Kelurahan Baleharjo bergegas pulang. Setibanya di depan rumah, puluhan warga sekitar sudah berada di lokasi untuk memadamkan api. Tak berselang lama, 2 unit PMK milik pemkab juga diterjunkan.
Sayangnya, kobaran api begitu cepat membesar. Ini dipicu kuatnya hempasan angin yang menyebabkan api langsung menyebar ke seluruh permukaan bangunan. Terutama kerangka dan atap. Beruntung, api berhasil dihalau sebelum merembet ke rumah belakang.
"Semua isi rumah serta perabot rumah tangga habis pak," ujarnya sedih.
Hingga Kamis siang, penyebab kebakaranbelum diketahui. Hanya saja, berdasar pengakuan Suwarno, istrinya terbiasa membakar sampah tak jauh dari pojok kiri depan rumah.
Diduga, bara api yang tersisa membesar setelah tertiup angin. Hingga pukul 12.35 WIB aparat kepolisian masih melakukan olah TKP.
(fat/fat)










































