Korban kritis adalah Sri Wahyuni (50), Yuyun (35), dan Sumi (50), semuanya warga Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Seluruh korban dibawa ke RSUD dr Saleh Kota Probolinggo.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pickup yang dikemudikan Amin (35) warga Triwung Kidul, mengangkut sekitar 20 orang ibu-ibu termasuk anak-anak, hendak melayat ke rumah Hur, warga Pesisir. Pickup yang melaju dari arah timur itu kemudian berbelok untuk menyeberang melewati perlintasan KA tanpa pintu.
Rupanya sang sopir tidak menyadari jika dari arah barat meluncur KA Sri Tanjung jurusan Purwokerto-Banyuwangi. Warga di TKP menduga, sang sopir silau terkena sinar matahari sehingga tidak melihat KA yang datang dari arah barat. Dan saat melintas itulah, mobil bernopol N 9706 TC terhantam sehingga para penumpangnya sebagian terpental.
"Kami rombongan, mau melayat. Waktu menyeberang rel itu, tiba-tiba ada kereta dari barat dan menabrak," ujar Habibah, korban selamat.
Kanit Laka Satlantas Kota Probolinggo Iptu Reza, membenarkan peristiwa tersebut. "Kami masih melakukan penyelidikan, dan meminta keterangan sejumlah saksi," ujar Reza di TKP.
(iwd/iwd)











































