Koordinator Tim Monitoring dan Evaluasi pasangan Bambang-Said, Didik Prasetiyono mengaku sudah mengecek seluruh tim relewan. Dari hasil investigasi internal, dipastikan tidak ada relawan yang melakukan hal itu.
"Sejauh investigasi yang kami lakukan, perbuatan itu bukan dilakukan oleh tim Bambang Said," ujar Didik saat dihubungi, Kamis (22/8/2013).
Didik tidak mengetahui siapa pelaku yang melakukan hal itu. Namun upaya ini dinilai sebagai cara untuk mengadu domba.
"Ada pihak yang memancing di air keruh karena selama ini strategi kampanye yang Bambang Said lakukan adalah kampanye simpatik dan tidak attacking pasangan siapapun," tandasnya.
Perang baliho calon gubernur-calon wakil gubernur (cagub-cawagub) Jawa Timur semakin panas. Di Surabaya, ditemukan beberapa titik Baliho yang mendukung pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) menjadi korban keusilan.
Pantauan detikcom, ada baliho pendukung Karsa yang dicorat-coret. Seperti, baliho yang dipasang dari kelompok Karsa Muda Jawa Timur di Taman Apsari. Dalam baliho tersebut terdapat gambar anak muda yang mengacungkan jari telunjuk sebagai simbol nomor 1 dengan mengenakan kaos bertuliskan 'Keep calm and vote Karsa.
Baliho yang berlatar belakang warna putih, di bagian atasnya bertuliskan Kami Pilih Karsa. Sedangkan dibagian bawahnya bertuliskan Kamu?. Namun, hari ini, ada pemandangan yang aneh. Di bawah kalimat Kamu ?, terdapat coretan warna merah ada yang menuliskan 'Bambang-Said'.
Baliho Karsa lain yang jadi korban tangan jahil juga ditemui di Jalan Tunjungan, di seberangnya Tunjungan Plaza. Ada tambahan tulisan Bambang-Said, sama dengan baliho Karsa yang di Taman Apsari. Demikian pula baliho di titik lainnya, seperti di Bundaran Satelit.
(mok/gik)










































