"Tidak pernah merubah jumlah surat suara yang sudah dicetak dan didistribusikan dan tidak mungkin kurang," kata Sayekti Suindiyah kepada detikcom, Rabu (22/8/2013).
Komisioner KPU Jatom Divisi Logistik dan Penganggaran ini tetap yakin jika tidak akan kekurangan surat suara meski jumlah DPT dipastikan mengalami perubahan.
"Kita sudah coba dalam Pilkada Pamekasan hasilnya tidak ada penambahan surat suara. Padahal dilaporkan mengalami kekurangan 2 ribu lebih surat suara," ungkapnya.
Selain itu, kata Sayekti, pihaknya berkeyakinan jika saat hari coblosan tidak semua pemilih akan hadir. Menurutnya, mungkin pemilih ada yang bekerja di luar provinsi Jatim maupun bekerja di luar negeri.
"Selain itu kan tiap kabupaten kota sudah kita sertakan surat suara cadangan 2,5 persen dari jumlah DPT," pungkas Sayekti.
(fat/bdh)










































