"Kita ini memiliki kekayaan alam yang luar biasa, salah satunya emas. Tapi ironisnya hasil tambang ini justru dinikmati oleh orang luar negeri, seperti yang terjadi di Freeport. Jawa Timur sendiri juga memiliki kekayaan alam yang luar bisa, salah satunya potensi tambang emas, seperti di Trenggalek dan Banyuwangi. Apabila jadi gubernur, sumber daya itu harus dikelola oleh anak negeri dan tidak akan kami biarkan ini dikelola investor asing," ujar Eggi Sudjana di sela-sela kampanye di Trenggalek, Rabu (21/8/2013).
Lebih jauh, Eggi menjelaskan khusus untuk potensi tambang emas, apabila dikelola dengan baik, maka bisa mensejahterakan masyarakat Indonesia. Bahkan ia mengklaim dari sektor emas, pemerintah seharusnya dapat memberikan subsidi kepada rakyat Rp 200 juta per tahun.
Saat blusukan ke sejumlah pasar tradisional, Eggi membagi-bagikan poster bergambar dirinya dan cawagub Mochammad Sihat. Dia jugamenyapa dan memperkenalkan diri pada pengunjung dan pedangang di kedua pasar tradisional tersebut sebagai calon Gubernur Jatim.
Pria yang berlatar belakang pengacara ini mengklaim kampanye yang dilakukannya itu cukup efektif untuk menggalang dukungan serta menyosialisasikan programnya.
Bahkan, Eggi optimis, pada coblosan 29 Agustus mendatang pasangan nomor urut dua ini mampu mendulang lebih dari 40 persen suara rakyat. "Dengan silaturahmi di pasar tradisional seperti ini, Kami bisa bicara langsung bertemu dengan masyarakat, serta bisa mendengarkan aspirasi dan kebutuhan dasar masyarakat bawah itu seperti apa," katanya.
(bdh/bdh)










































