Pimpinan Ponpes Darul Ulum Serukan Warga NU Pilih KarSa

Pilgub Jatim

Pimpinan Ponpes Darul Ulum Serukan Warga NU Pilih KarSa

Zaenal Effendi - detikNews
Selasa, 20 Agu 2013 14:53 WIB
Pimpinan Ponpes Darul Ulum Serukan Warga NU Pilih KarSa
Jombang - Majelis Pimpinan Pondok Pesantren (MPP) Darul Ulum, Rejoso Peterongan, Jombang, mengeluarkan tausiyah untuk jamaah dan warga Jawa Timur agar memilih pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) dalam pilgub.

"Sesuai hasil istikharah dan rapat para masyayikh dan para pengasuh pondok pesantren se-Jatim, kami mengeluarkan tausiyah untuk mewajibkan jamaah dan warga lainnya pilih KarSa," kata KH A. Dimyathi Romly di sela-sela silaturahmi cawagub Saifullah Yusuf dengan ratusan jamaah Jami'iyyah Thariqoh Qodiriyah Wannaqsabandiyah (Itqon) se-Jawa Timur, Selasa (20/8/2013).

Kata dia, 5 tahun pasangan KarSa memimpin Jawa Timur berhasil menjadi pemimpin di segala bidang. KH A. Dimyathi Romly juga mengimbau keluarga besar Ponpes Darul Ulum untuk memilih pasangan nomor urut 1 dalam Pilgub nanti.

"Kalau sudah ke TPS-TPS, pastikan mencoblos pasangan nomor 1. Mayoritas semua kiai sudah menyatakan dukungannya ke Karsa maka sudah seharusnya murid-muridnya mengikuti," imbuhnya.

Hal senada disampaikan Ketua Umum DPP Itqon KH Thamim Romly. Menurutnya, Saifullah Yusuf sudah tidak perlu diragukan mempunyai darah Nahdlatul Ulama (NU). Bahkan, kata dia, Gus Ipul mempunyai garis keturunan dari salah satu pendiri NU, yakni KH. Bisri Syansuri.

"Jadi, apa ada alasan lain untuk tidak mendukungnya? Percayalah, kalau ada pihak lain yang mengaku didukung kiai di Jatim, ini patut dipertanyakan," kata KH Thamim Romly yang akrab disapa Gus Thamim.

Sementara Gus Ipul mengaku beruntung karena dalam Pilgub kali ini didukung dan direstui mayoritas kiai se-Jatim. Tidak itu saja, para kiai juga telah mengeluarkan tausiyah agar santri, wali santri, alumni, jamaah dan masyarakat mengikuti anjurannya.

"Kami salut dengan para kiai dan masyayikh. Meski saya dan Pakde Karwo belum bisa memberi apa-apa untuk kepentingan pendidikan pondok pesantren, namun restu dan dukungannya sangat membantu dengan tulus ikhlas," katanya.

(bdh/bdh)
Berita Terkait