"Tidak ada gejolak, bapak kapolres sudah tinjau situasi di lapas tadi," tepis Wakapolres Banyuwangi Kompol Agus Widodo, saat dikonfirmasi detikcom via seluler, Senin (19/8/2013).
Agus menjelaskan, pasukan Brimob Polda Jatim tersebut sudah berjaga di Lapas Banyuwangi sejak beberapa hari lalu. Mereka ditugaskan disana hanya untuk menjaga situasi Lapas Banyuwangi agar tetap kondusif. Agus mencontohkan, agar tidak ada kejadian seperti di LP Tanjung Gusta, Medan.
"Mereka sudah kita siagakan beberapa hari lalu, untuk menjaga situasi tetap kondusif. Tidak ada gejolak kok mas," tegas Agus.
Seperti diberitakan sebelumnya, satu kompi Brimob dengan menenteng senjata laras panjang bersiaga di depan Lapas kelas II B Banyuwangi. Penjagaan ini dilakukan untuk mengantisipasi gejolak napi yang mempermasalahkan remisi.
Kasi Pembinaan Lapas Banyuwangi, Sunaryo mengakui adanya gejolak tersebut. Dia menjelaskan, sekitar pukul 07.00 Wib tadi, sejumlah perwakilan napi meminta bertemu Kepala Lapas Banyuwangi, Marlik. Mereka menyampaikan aspirasi terkait pemberian remisi yang dinilai menimbulkan kecemburuan diantar napi.
"Memang ada napi yang mempertanyakan pemberian remisi," ujar Sunaryo ditemui sejumlah wartawan di kantornya.
Dari pertemuan itu, lanjutnya, sudah dijelaskan pada perwakilan napi jika sudah diusulkan untuk mendapatkan remisi. Namun realiasai ada dua tahap. Sebagian sudah realisasi dan diumumkan saat upacara 17 Agustus kemarin.
"Sisanya masih menunggu SK. Tapi saya yakin semua usulan disetujui asalkan memenuhi syarat," tandasnya.
(bdh/bdh)











































