Ditinggal Mudik, 5 Rumah di Situbondo Rata dengan Tanah Diamuk Api

Ditinggal Mudik, 5 Rumah di Situbondo Rata dengan Tanah Diamuk Api

Ghazali Dasuqi - detikNews
Sabtu, 10 Agu 2013 09:09 WIB
Ditinggal Mudik, 5 Rumah di Situbondo Rata dengan Tanah Diamuk Api
Situbondo - Kebakaran hebat menghanguskan enam rumah di Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Situbondo, Jawa Timur.

Saat kebakaran terjadi, k0 lima pemilik rumah dan keluarganya itu sedang mudik lebaran ke Klaten, Jawa Tengah. Hanya tinggal seorang bernama Kasidi (52), yang tinggal di rumah tersebut.

Meski lolos dari cedera, kobaran api sempat membuat pria ini lari terbirit-birit menyelamatkan diri dengan hanya mengenakan celana dalam. Kasidi terbangun dari tidurnya saat tubuhnya merasakan panas akibat terjadinya kebakaran. Semua barang miliknya ludes, termasuk semua pakaian.

"Sarung dan baju ini dikasih tetangga. Semua barang saya sudah habis terbakar. Saya tidak ikut mudik, karena saya baru datang lusa kemarin," kata Kasidi kepada detikcom, Sabtu (10/8/2013) dini hari.

Selain rumah Kasidi, 5 KK lain yang menghuni rumah tersebut antara lain keluarga Mukiman (60); Surono (45); Sriyanto (30); Arif (28); dan Pak Dalino (50). Mereka seluruhnya warga Klateng, Jateng. Mereka tinggal di Situbondo dan sama-sama berprofesi sebagai penjual es keliling.

Informasi yang dihimpun detikcom menyebutkan, musibah kebakaran itu terjadi sekitar pukul 23.00 Wib. Saat kejadian, Kasidi tinggal sendirian di rumah berdempetan yang dihuni 6 KK tersebut.

Kasidi sendiri tinggal di rumah sebelah timur. Sementara kobaran api diduga muncul dari rumah di sisi barat. Belum diketahui pasti penyebab terjadinya kebakaran tersebut. Namun, sesaat sebelum terjadi kebakaran Kasidi sempat mendengar suara petasan di dekat rumahnya. Tak lama berselang, kobaran api muncul.

"Saya dengar suara petasan, lalu ada orang berjalan di depan rumah menuju ke timur sambil bilang ranying (nyaring, red)," tutur Kasidi.

Api cepat merembet ke rumah di sebelahnya karena semua rumah berdinding anyaman bambu. Apalagi, saat kejadian angin juga bertiup cukup kencang. Warga sekitar juga berdatangan untuk memadamkan api. Namun, si jago merah baru berhasil dipadamkan setelah satu unit pemadam kebakaran pemkab Situbondo didatangkan ke lokasi kejadian.

"Belum bisa dipastikan penyebab kebakarannya. Bisa jadi karena sambungan arus pendek listrik. Semuanya biar yang berwenang yang menyelidiki, tadi polisi sudah datang ke lokasi. Kami sendiri sudah melaporkan kejadian ini ke pak camat," tandas H Sukarto, Kepala Desa Sumberkolak.

(gik/bdh)
Berita Terkait