Korban meninggal masing-masing, Diran (55) warga RT 11 RW 4 Nglodo Desa Ngreco dan Didik (15) warga RT 4 RW 4 Dsn Ringinasri Desa Tegalombo. Keduanya tewas setelah terkubur runtuhan tanah bercampur bebatuan dari tebing di atasnya.
Sedangkan korban selamat masing-masing: Paidi (50), Misnianto (38), Purwanto dan Sardi (50) semuanya warga Dusun Ringinasri Desa Tegalombo. Ke-4 nya sempat tertimbun reruntuhan namun berhasil diselamatkan pekerja lain. Umumnya mereka mengalami cedera sedang dan berat pada kaki dan beberapa bagian tubuh lain.
"Saya ndak ingat apa-apa. Tahu-tahu sudah ditarik orang-orang," tutur Purwanto (17) ditemui detik.com di Puskesmas Tegalombo.
Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi saat para pekerja baru mulai beraktivitas. Beberapa orang tukang batu sedang memasang material untuk pondasi. Sementara sejumlah kuli bangunan sibuk menyediakan material yang dibutuhkan.
Di tengah hiruk pikuk aktivitas tersebut, tebing setinggi 20 meter yang menyangga bahu jalan di atasnya mendadak runtuh. Kejadiannya berlangsung sangat cepat sehingga para pekerja tak sempat menyelamatkan diri. Akibat tingginya gundukan material longsor, pencarian jasad korban menelan waktu lebih dari 3 jam.
"Tidak ada suara apa-apa. Tiba-tiba ya ambrol begitu saja," ujar Misni (55) warga setempat sambil menunjuk lokasi kejadian.
Hingga pukul 11.50 WIB, ke-6 korban luka masih menjalani perawatan di puskesmas setempat. Sedangkan 2 korban tewas sudah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Sebelumnya ke-2 jenazah menjalani visum di puskesmas.
(fat/fat)










































