"Ya itu sampai 2015, tapi khusus Dolly rencananya 2014," papar Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, kepada wartawan, Senin (29/7/2013).
Pria yang akrab disapa Pak De tersebut menjelaskan bersih-bersih PSK di Jawa Timur telah berhasil menutup sejumlah lokalisasi. Bahkan selama setahun terakhir sudah ada sekitar 680 PSK yang telah diberi bekal hidup mandiri dan dipulangkan ke daerah asal.
"Karena masih ada sekitar 4.000-an lebih PSK," ujarnya saat ditemui usai menghadiri acara silaturahmi dengan ulama se-Kabupaten Tuban di Gedung Graha Sandya Tuban.
Untuk merealisasikan program itu Pemprov Jatim menyiapkan dana sebesar 58 miliar. Dana tersebut digunakan untuk memberi pelatihan, uang saku dan modal usaha bagi para PSK agar tidak kembali bekerja menjual diri.
"Dananya kita siapkan 58 miliar yang kita ambilkan dari anggaran dana bencana sosial," terang pria kelahiran Madiun 16 Juni 1950 silam.
Dalam kesempatan ini Soekarwo yang mencalonkan lagi menjadi Gubernur Jatim berpasangan dengan Saifullah Yusuf menyampaikan permohonan dukungan pada para ulama se-Kabupaten Tuban. Pasangan yang dikenal deng, sebutan KarSa itu berharap bisa terpilih lagi memimpin Jawa Timur periode 2014-2019.
"Program ini belum tuntas dan tidak bisa selesai hanya 5 tahun, jadi harus diperpanjang lagi," katanya di depan forum.
(fat/fat)










































