Kedua belas warga negara vietnam tersebut tiba di Bandara Surabaya pada, Kamis (25/7) malam menggunakan pesawat Air Asia. Namun saat memasuki bandara, mereka terpaksa berurusan dengan Imigrasi karena tiket yang mereka bawa merupakan tiket palsu.
"Jadi, ketika melakukan pemeriksaan, petugas menemukan bahwa tiket untuk kembali ke negara asal mereka adalah tiket palsu," ujar Kabid Darinsub Kantor Imigrasi Klas 1 Bandara Juanda, Darwanto kepada wartawan.
Penemuan lain, kedua belas orang ini ternyata tidak punya biaya hidup yang cukup untuk tinggal di Indonesia. 12 Warga Vietnam itu terdiri dari 10 pria dewasa dan 2 anak-anak.
"Atas beberapa pertimbangan tersebut, kami memutuskan untuk memulangkan mereka ke negara asal mereka, meski sebenarnya mereka punya pasport dan visa" imbuh Darwanto.
Darwanto menjelaskan dugaan mereka yang masuk ke Surabaya melalui mafia.
"Mungkin mereka dibantu mafia masuk kesini. Pasti tujuannya ya berkumpul dengan sesamanya," tutur dia.
Rencananya, kedua belas orang ini akan diterbangkan kembali ke negara asal mereka sore nanti pukul 16.00 WIB menggunakan pesawat Air Asia.
(bdh/bdh)











































