Pembangunan Pabrik Baja di Area Situs Majapahit Didemo

Pembangunan Pabrik Baja di Area Situs Majapahit Didemo

- detikNews
Jumat, 19 Jul 2013 14:18 WIB
Pembangunan Pabrik Baja di Area Situs Majapahit Didemo
Mojokerto - Pembangunan pabrik baja milik PT Sentral Manunggal Baja di Trowulan Mojokerto, didemo ratusan warga setempat, Jumat (19/7/2013). Pasalnya, pembangunan pabrik pengecoran baja berat ini bisa merusak situs-situs peninggalan Kerajaan Majapahit.

Aksi yang diikuti oleh warga Desa Watesumpak dan Jatipasar ini dimulai dari longmarch di Jalan Raya Surabaya-Madiun di Trowulan Mojokerto. Mereka berdatangan menuju pembangunan pabrik pengecoran baja milik PT Sentral Manunggal Baja di Desa Watesumpak.

Dalam aksinya, warga menampilkan teatrikal yang menggambarkan rakyat jelata yang setia pada kerajaan. Namun kehidupan makmur mereka diresahkan oleh pendatang, yakni pemilik PT Sentral Manunggal Baja, Sundoro Sasongko, warga Surabaya.

Masyarakat yang resah, seolah wadul ke kerajaan. Patih Gajah Mada yang diutus kerajaan, segera membawa kereta kencana dan bala tentara ke lokasi pembangunan pabrik. Patih tersohor ini mengamuk dan seolah menggagalkan pembangunan pabrik itu.

Menurut koorlap aksi, Eko Prasetyo, aksi ini adalah bentuk penolakan warga terhadap pembangunan pabrik yang bisa merusak alam Trowulan dan peninggalan Majapahit.

"Pabrik ini bakal merusak Majapahit dan Trowulan. Makanya harus dihentikan," kata Eko di sela-sela aksi.

Selain itu, Eko juga meminta badan perizinan Kabupaten Mojokerto untuk segera mencabut izin pendirian pabrik pengecoran baja berat ini. Sebab sangat merugikan kebudayaan dan situs peninggalan Majapahit.

"Kita akan layangkan surat ke Bupati Mojokerto untuk mencabut izinnya," tutupnya.

(fat/fat)
Berita Terkait