Yuli Supriyanto terbaring di ruang perawatan RSUD Sidoarjko. Kepala pria 31 tahun itu berlumuran darah dan juga banyak luka di kepala. Yuli ditemukan pagi tadi, Sabtu (13/7/2013), tergeletak di sekitar lapangan sepak bola Sukodono oleh polisi. Di ruang perawatannya, Yuli seperti orang linglung dan bingung.
"Nama saya Yuli Suprianto," jawabnya singkat kepada detikcom.
Saat ditanya mengenai tempat tinggalnya, Yuli justru mempertanyakan motornya dan menyebut nomor ponselnya. "Dimana sepeda motorku. Telpon ke nomorku ya sekarang," erang Yuli.
Kapolsek Sukodono AKP Redik saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan seorang korban tindak kejahatan. Namun Redik belum tahu pasti jadi korban kejahatan apa Yuli tersebut.
"Memang tadi anggota membawa seorang pemuda ke rumah sakit. Tapi kami belum tahu apakah dia jadi korban kepruk kepala yang motornya dirampas penjahat atau korban penganiayaan," tandas Redik.
Dari informasi yang dihimpun, Yuli menjadi korban curanmor disertai kekerasan pada dini hari tadi menjelang sahur. Saat hujan turun, Yuli berteduh di sebuah warung di Jalan Raya Dungus, Sukodono. Saat berteduh itulah, Yuli didatangi 4 orang.
Saat berteduh disebuah warung di Jalan Raya Dungus Sukodono, pemuda yang kos di Buduran itu didatangi para pelaku yang berjumlah sekitar 4 orang. Orang tersebut lalu meminta agar Yuli menyerahkan motornya, Yamaha Vega ZR. Yuli melawan. Namun karena kalah jumlah, Yuli pun terkapar setelah dipukul pada bagian kepala.
Yuli diduga menderita gegar otak karena saat menjalani perawatan, Yuli sempat muntah dan telinganya mengeluarkan darah.
(iwd/iwd)











































