Javan Langur Center Terima 6 Lutung Asal Inggris

Javan Langur Center Terima 6 Lutung Asal Inggris

- detikNews
Kamis, 11 Jul 2013 14:50 WIB
Malang - Pusat rehabilitasi Lutung Jawa, Javan Langur Center (JLC) menerima 6 ekor Lutung Jawa dari Taman satwa Port Lympne dan Kebun Binatang Howletts di Inggris.

Enam ekor satwa bernama latin Trachypithecus auratus menjalani rehabilitasi dan adaptasi iklim di Pusat Rehabilitasi Satwa, Bandung, selama 5 bulan.

"Baru tiba pagi ini. Dikirim melalui kereta api," ujar Project Manager JLC, Iwan Kurniawan kepada wartawan, Kamis (11/7/2013).

Iwan mengatakan, ke-6 lutung itu terdiri dari 5 betina yakni Tiquila, Linseed, Dwale, Diamond, Tango dan seekor lutung berjenis kelamin jantan bernama Adzuki. "Dan mereka masih berusia 5 tahun," ucap Iwan.

Dia mengaku, para lutung itu merupakan anakan dari pasangan Lutung Jawa hasil pertukaran dengan Kebun Binatang Ragunan Jakarta. K-6 lutung dibagi dalam tiga kelompok berbeda, mereka dicampur dengan individu lain yang berada di JLC. Pemisahan untuk memperbaiki genetik mereka.

Sebab, lanjut Iwan, jika disatukan dalam kelompok khawatir terjadi perkawinan sedarah yang bakal menghasilkan anakan yang cacat dan tertular penyakit. Proses sosialisasi dengan individu baru berjalan lancar, tak terjadi penolakan. Bahkan, masing-masing kelompok menunjukkan saling menerima individu baru.

"Sosialisasi kelompok bisa sampai satu tahun. Tergantung individu masing-masing," sambung Iwan.

Menurut Iwan, para lutung itu harus bisa beradaptasi, khususnya kembali ke perilaku alami. Seperti adaptasi dengan pakan alam seperti dedaunan, serangga, tangai, buah-buahan yang tersedia di alam. Selain itu, juga dilatih untuk membuat sarang dan beraktivitas di alam bebas.

"Lutung banyak hidup di pepohonan, sangat jarang di tanah," beber Iwan.

JLC sudah memiliki 12 ekor lutung yang terbagi dalam empat kelompok. Satu kelompok yang terdiri dari lima individu telah menunjukkan perilaku alaminya.

Rencananya, koloni Lutung ini bakal dilepas di hutan lindung Coban Talun, Kota Batu akhir tahun ini.

Kepala Resor Balai Konservasi Sumber Daya Alam Malang-Batu, Dedi Sudiana menjelaskan jika populasi Lutung di alam terus menurun.

Disebabkan, karena perburuan untuk diambil daging maupun diperdagangkan menjadi satwa peliharaan. "Sejak tahun 2000 populasi lutung terus merosot, karena perburuan," ujarnya terpisah.

Lutung Jawa tersebar di kawasan Taman Hutan Raya Raden Soerjo, Hutan Lindung Coban Talun, dan Cangar. Penambahan Lutung dari Inggris diharapkan bisa memulihkan satwa endemik Jawa ini di hutan sekitar Malang.

(fat/fat)
Berita Terkait