"Awalnya sekitar jam 3 sore, Rohmad dan ketiga temannya, ikut kakeknya memandikan sapi di Sungai Andong. Saat bermain dengan temannya, Rohmad terpeleset dan tercebur ke sungai.
Ketiga temannya kemudian berteriak meminta tolong, lalu Mbah Katiran datang untuk segera menolong. "Namun karena arus sungai sangat kuat, keduanya terseret dan tenggelam," kata ayah Rohmad, Misnun (35) kepada detikcom, Senin (10/7/2013).
Mayat keduanya baru ditemukan, setelah warga melakukan pencarian di Sungai Andong. "Warga yang mendengar kabar tersebut berusaha melakukan pencarian. Meski berharap masih hidup, namun keduanya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia tak jauh dari lokasi kejadian," ucap AKP Sukisman, Kapolsek Paron.
Setelah dilakukan otopsi oleh pihak berwajib, kedua jenazah langsung diantar ke rumah duka untuk segera dimakamkan. "Hasil pemeriksaan keduanya meninggal karena kecelakaan. Hasil otopsi kedua mayat korban tidak ada tanda-tanda kekerasan, jadi murni karena tenggelam," tegas AKP Sukisman.
(bdh/bdh)










































