Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, tapi posisi kendaraan yang terguling menutup jalan membuat arus lalu lintas pantura dari arah Babat menuju Tuban Macet panjang.
Saimin (45), sopir truk K 1577 HA itu menjelaskan dirinya dari Surabaya hendak menuju Tuban untuk mengantar bahan bangunan. Saat melintasi lokasi kejadian, laju truk yang dikendarai dipotong truk lain yang mendahului dari sisi kanan.
"Saya jalan pelan mas, trus tiba-tiba dipotong truk dari belakang jadi kaget," cerita Saimin saat ditemui detikcom di sekitar bangkai kendaraannya.
Saimin yang kaget spontan membanting stir ke arah kiri untuk menghindari tabrakan. Naas lolos dari tabrakan, tapi truk yang dikendarai malah menghantam pohon dan trotoar di sisi kiri jalan. Kerasnya benturan membuat truk sarat muatan itu terguling.
"Ya trus nabrak pohon. Ini luka sedikit di kaki, tapi gak apa-apa,' sambung laki-laki asal Desa Ngabar Kecamata Jetis, Mojokerto itu sambir meringis menahan sakit pada kakinya.
Meski tidak ada korban jiwa, tapi posisi kendaraan yang terguling menutup jalan mengakibatkan jalur Pantura dari arah Babat menuju Tuban macet panjang. Hingga kini polisi dan beberapa warga berusaha mengevakuasi truk dan muatannya ke tepi agar tidak melintang di jalan raya.
(fat/fat)











































