"Korban tewas, karena gagal diselamatkan dari kamar tidur," kata Kapolsek Sumbermanjing Wetan AKP Farid Fathoni kepada detikcom di rumah duka, Rabu (10/7/2013) pagi.
Ngatinah selama ini hanya bisa berbaring di tempat tidurnya. Akibat sakit yang menggeroti tubuhnya.
Kemarin malam, saat banjir bandang menerjang. Ngatinah tertinggal sendiri di dalam kamar. Sementara penghuni lain panik menyelamatkan diri. Korban baru diketahui tewas setelah banjir surut, dini hari tadi.
"Tertinggal di dalam kamar, semua pada keluar mencari selamat saat banjir datang," Hadi Purnomo, menantu korban secara terpisah.
Di tengah warga sibuk membersihkan tempat tinggalnya dari material lumpur akibat banjir. Jasad Ngatinah disemayamkan keluarga di pelataran rumah. Rencananya, siang ini jenazah korban akan dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat.
"Baru satu ini dilaporkan korban meninggal," ungkap Farid.
Banjir bandang akibat meluapnya Sungai Bambang dan Penguluran ini mengakibatkan 650 Kepala Keluarga (KK) harus mengungsi ke tempat lebih tinggi.
Pasar tradisional Sitiarjo juga ikut terendam banjir, sehingga menganggu jual beli sejumlah komoditi. Namun, sejak Rabu pagi warga kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan dan sisa-sisa banjir.
(fat/fat)











































