Penghuni rumah yang rata-rata sudah tua ini diantaranya, Siti (68), Tuminah (70), Karjiman (40) dan Teguh Jiwandono (42). Para pemilik rumah ini saat ini langsung bergotong-royong mengevakuasi harta benda mereka yang bisa diselamatkan.
"Kejadian yang mendadak ini membuat warga sekitar panik dan berusaha menyelamatkan diri menjelang subuh tadi," kata salah satu korban longsor, Teguh Jiwandono, kepada detikcom, Sabtu (6/7/2013).
Dia mengaku longsornya tanah di pinggir Bengawan Solo ini juga membuat khawatir warga sekitarnya. Sebab kondisi tanah sudah banyak yang retak-retak. Namun mereka belum bergeming lantaran bingung pindah kemana.
"Longsor ini bukan yang pertama kali. Kita sudah lapor ke kelurahan untuk bisa dibangunkan tembok penahan atau bronjong. Tapi hingga saat ini belum terlaksana, sampai akhirnya longsor lagi," tambahnya.
(fat/fat)











































