DetikNews
Jumat 05 Juli 2013, 14:10 WIB

Dilarang Berjualan, Pedagang Asongan Ricuh dengan Petugas PT KA

- detikNews
Nganjuk - Ratusan pedagang asongan yang biasa beroperasi di Stasiun Kertosono Nganjuk, terlibat kericuhan dengan petugas PT KA. Kericuhan dipicu larangan pedagang asongan berjualan di dalam gerbong dan area stasiun.

Pemicu kericuhan bermula dari seorang petugas stasiun yang meminta ratusan pedagang asongan untuk tidak berjualan di dalam gerbong. Para pedagang diminta meninggalkan kawasan Stasiun Kertosono melalui pengeras suara.

Para pedagang asongan yang mendengar imbauan tersebut tersulut emosinya dan men-sweeping petugas di dalam ruangan. Setelah menemukan petugas yang dimaksud, ratusan pedagang asongan yang mengaku sudah berjualan di stasiun selama puluhan tahun ini tidak bisa menahan emosi.

Para pedagang asongan berusaha menghakimi petugas tersebut dengan melakukan pemukulan bertubi-tubi. Puluhan aparat keamanan dari TNI dan Polri yang sudah disiagakan di lokasi berusaha mengamankan petugas dari kepungan ratusan pedagang dengan mengevakuasi ke ruangan lain.

Menurut Vince, koordinator aksi, para pedagang mengancam akan terus melakukan perlawanan, jika PT KAI terus mengambil kebijakan pelarangan berjualan di kereta maupun di area stasiun. Sebab mereka hanya bisa menafkahi anak istri dengan jualan ini.

“Kita hanya jualan, bukan maling yang diusir-usir. Perjalanan perkeretaapian tak bisa lepas dengan kiprah kami. Hari ini, kereta api bermonopoli dengan pengusaha untuk menyingkirkan para asongan,” kata Vince saat dihubungi detikcom.

Per 5 Juli 2013 ini, PT KAI Daops VII Madiun melarang pedagang asongan berjualan di area stasiun dan dalam gerbong. Kereta api harus steril dari para pedagang asongan.





(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed