Stres di PHK, Rohmad Tewas Setelah Gantung Diri

Stres di PHK, Rohmad Tewas Setelah Gantung Diri

- detikNews
Kamis, 04 Jul 2013 13:42 WIB
Tuban - Gara-gara di PHK, Rohmad (45), warga Kelurahan Gedongombo Kecamatan Semanding, Tuban, tewas dengan cara gantung diri. Gantung diri ini sudah dilakukan 2 kali.

Aksi nekad tersebut sengaja dilakukan korban lantaran tak kunjung mendapat kerja usai terkena PHK. Terlebih beban hidup yang kian berat pasca kenaikan harga BBM membuat jiwanya semakin tertekan.

"Bapak memang pernah berusaha bunuh diri beberapa waktu lalu, tapi gagal. Dia stres karena tak kunjung dapat pekerjaan lagi," papar istri korban, Sarmi Sukamrini (37) kepada wartawan, Kamis (4/7/2013).

Sarmi menjelaskan, saat kejadian dirinya bekerja menjadi buruh cuci di salah satu rumah tetangga sejak pagi. Baru sekitar pukul 12.00 WIB, ibu satu anak itu pulang berniat istirahat siang. Namun betapa terkejutnya Sarmi mendapati sang suami telah tewas di kamar mandi rumah.

"Saat saya mau pulang, ternyata semua pintu rumah tertutup. Setelah tak buka saya baru tahu suami saya gantung diri," cerita Sarmi dengan suara berat.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Rohmad tewas tergantung dengan leher terlilit tali tampar yang dikaitkan di kayu kusen pintu. Sementara di sekitar mayatnya ada kursi diduga digunakan memanjat memasang tali.

Menurut Sarmi, suaminya di PHK dari tempatnya bekerja di Sidoarjo. Bahkan 2 bulan lalu suaminya sempat bunuh diri, namun berhasil digagalkan para tetangga.

Polisi yang mendapat laporan warga segera mendatangi lokasi kejadian. Petugas segera melakukan identifikasi terhadap mayat korban. Namun tidak satupun tanda-tanda kekerasan ditemukan pada mayat korban.

(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini