Meski tak menimbulkan korban jiwa, namun rumah berdinding anyaman bambu dan sejumlah isinya itu nyaris ludes dilalap si jago merah.
"Sudah lama kakek Guntoro punya kebiasaan itu (menghangatkan kelamin dengan api, red). Katanya sih untuk menghilangkan rasa nyeri penyakitnya. Tapi biasanya di luar rumah, entah tadi malam kok dilakukan di dapurnya," tukas Tikno, Kepala Dusun Lesson, Minggu (30/6/2013).
Keterangan yang diperoleh detikcom menyebutkan, kakek Guntoro sudah lama terkena penyakit hernia. Kemiskinan yang menjerat membuat si kakek tidak mampu untuk berobat. Karena itu Guntoro memilih terapi sendiri penyakit yang membuat buah dzakarnya membesar.
Namun, kali ini kakek Guntoro ketiban apes karena lupa mematikan api di tungku dapurnya. Api itulah yang kemudian membesar hingga membakar bagian belakang rumahnya, dini hari tadi.
Saat kejadian, kakek Guntoro yang tinggal berdua bersama istrinya sedang tidur lelap.
Beruntung, sebelum api menjalar ke rumah di sampingnya ada warga yang melintas dan mengetahui peristiwa kebakaran tersebut. Tahu ada kebakaran dia langsung berteriak-teriak hingga mengundang warga lain. Usai menyelamatkan pasutri penghuni rumah, warga akhirnya berhasil memadamkan api dengan peralatan seadanya.
"Tadi kami sudah memberikan sedikit bantuan agar rumah Pak Guntoro bisa segera diperbaiki. Kami juga sudah menginformasikan kejadian ini ke BPBD Situbondo," tukas H Hubburridho, warga setempat.
Kepala Pelaksana BPBD Situbondo Zainul Arifin mengatakan, pihaknya sudah menerjunkan sejumlah personil TRC untuk melakukan pendataan kerusakan akibat kebakaran tersebut.
"Anggota saya masih ke lokasi untuk pendataan. Nanti kami akan mengusahakan adanya bantuan," tandas Zainul Arifin.
(fat/fat)











































